David Bowie & Entrepreneurship

davidbowie

Hari Senin kemarin kita semua dikejutkan dengan berpulangnya salah satu ikon musik hebat, David Bowie, yang meninggal dalam usia 69 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya. Dan baru saja dia merayakan ulang tahunnya pada 8 Januari 2016 lalu, ditandai pula dengan merilis album studio-nya yang ke-28 yaitu, ★ [Blackstar]. Sementara di Kompas edisi cetak hari ini ★ [Blackstar] disebut sebagai album ke-25.

Meski saya tidak mengikuti dan mendengarkan secara detail album-album dan karya David Bowie, saya ingin mengajak sedikit melihat apa yang telah dikerjakan David Bowie dalam masa karirnya hampir 50 tahun ini, kaitannya dengan dunia wirausaha alias entrepreneurship. Bahwa musisi sejatinya adalah seorang entrepreneur! Musisi harus mampu berpikir advanced, mandiri dan memiliki imajinasi serta kreatifitas tanpa batas. Selalu aktif berkarya, menginspirasi dan memperbaharui diri.

Berbicara David Bowie, yang selalu saya ingat adalah pernyataan yang ‘kolosal’ saat diwawancara Jon Pareles dari The New York Times. Pada artikel yang diterbitkan pada 9 Juni 2002 tersebut, seolah-olah David Bowie sudah paham dan mengetahui secara pasti apa yang bakal terjadi pada masa depan industri musik secara global. “Music itself is going to become like running water or electricity.”

Mari kita lihat beberapa ide brilian dan ‘futuristik’ dari David Bowie yang selalu ‘think-digital’:

  • Internet-only Release
    Pada 1996 David Bowie mengeluarkan single Telling Lies (dari album Earthling), yang hanya dirilis dalam format download. Di era koneksi dial up saat itu, untuk mendownload satu lagu ini dibutuhkan waktu 11 menit.
    Yang menjadi pertimbangan saat itu, meski memakan waktu 11 menit untuk download, hal tersebut masih dianggap lebih cepat bila seorang konsumen harus datang ke toko musik hanya untuk membeli CD single.
  • Bowie Bonds
    Pada 1997 David Bowie memperkenalkan Bowie Bonds. Jadi Bowie menawarkan kepada khalayak untuk menginvestasikan uangnya di lagu-lagu David Bowie. Sebelumnya belum ada musisi yang melakukannya, dan dari Bowie Bonds ini akhirnya 55 juta dollar bisa terkumpul saat itu. Konsep ini dimaksudkan sebagai antisipasi bahwa dalam kurun waktu beberapa puluh tahun ke depan, pendapatan akan royalti lagu akan berkurang. James Brown dan Marvin Gaye juga terinspirasi dengan konsep ini.
  • BowieNet
    David Bowie adalah merupakan musisi pertama yang menyediakan layanan internet. BowieNet dirilis pada 1998, diakses melalui davidbowie.com, konsumen bisa membuat home page kustom, mendapatkan alamat email username@davidbowie.com, akses untuk lagu-lagu, berita, entertainment dll., dengan membayar biaya langganan bulanan yang murah.
  • Album Download
    Tahun 1999, tepatnya pada 21 September, David Bowie bersama dengan labelnya Virgin Records America merilis album Hours_ lewat format download, dua minggu sebelum album fisik dirilis. Hal ini menandai sejarah untuk pertama kalinya bagi Bowie dan Virgin Records merilis album penuh yang diperuntukkan bagi penggemar musik melalui download internet. Ini terjadi 17 tahun lalu, bukan 2 atau 3 tahun terakhir di era sekarang 😎.

#RIP David Bowie.

“I couldn’t be more pleased to have the opportunity of moving the music industry closer to the process of making digital download available as the norm and not the exception.  We are all aware that broadband opportunities are not yet available to the overwhelming majority of people, and therefore expect the success of this experiment to be measured in hundreds and not thousands of downloads.  However, just as colour television broadcasts and film content on home video tapes were required first steps to cause their industries to expand consumer use, I am hopeful that this small step will lead to larger leaps by myself and others ultimately giving consumers greater choices and easier access to the music they enjoy.  This can only be of benefit to the consumer.”

“You’d better be prepared for doing a lot of touring because that’s really the only unique situation that’s going to be left,” Bowie said. “It’s terribly exciting. But on the other hand it doesn’t matter if you think it’s exciting or not; it’s what’s going to happen.”

Kredit Foto: David Bowie Facebook

Referensi Artikel: New York Times, Virgin.com, Business Insider, Mashable, & BBC.